Monday, February 11, 2019

MONUMENTA: In Lightness | Gajah Gallery




 
  GajahGallery_logo.1.jpg  
ecce29e0-e711-4c2f-b44a-330a0b94d028.jpg
EXHIBITION EXTENDED
Runs until Sunday, 24 February 2019

Gajah Gallery Singapore
39 Keppel Road
Tanjong Pagar Distripark
#03-04
Singapore 089065
Passenger Lift #6



Gajah Gallery is happy to announce that MONUMENTA: In Lightness has been extended for an additional two weeks! Visit the Gallery to view these exceptionally large-scale works in person!

MONUMENTA: In Lightness features paintings, sculptures and installations of a monumental scale, created by seventeen artists from across Southeast Asia. Serving as a platform to express the possibilites of light and illumination, the works in the exhibition attempt to reveal the significance of luminescence in contemporary life.

When there is light, there is life; and life captured in art.


FEATURED ARTISTS
Ashley Bickerton
Chua Ek Kay
Erizal As
Fika Ria Santika
Handiwirman Saputra
Ibrahim
Jason Lim
Kayleigh Goh
Leela Promwong
Mangu Putra
Rudi Mantofani
Sabri Idrus
Semsar Siahaan
Suzann Victor
Wei Ligang
Yunizar
Yusra Martunus


d68689e4-0108-4890-9293-2a4228562179.jpg



UPCOMING EVENTS

Art Fair Philippines

Booth 57 , Level 7
Featuring teamLab Special Exhibition on Level 4
21-24 February 2019
The Link, Ayala Center, Manila



Art Basel Hong Kong

29-31 March 2019
Hong Kong Exhibition and Convention Center


Saturday, February 9, 2019

Halo - Solo Exhibition By thomasanandry @Aksara Kemang, February 11, 19.00





 "Halo" Pameran Ilustrasi Solo oleh thomashanandry -

 Malam pembukaan dan bincang-bincang bersama  thomashanandry diselenggarakan pada Senin, 11 Februari 2018, 19.00-20.30. Halo akan berlangsung hingga 19 Februari 2019. 





Atreyu Moniaga Project

Download Press Release


Our mailing address is:
info@atreyumoniaga.com

                          





Monday, February 4, 2019

Pameran Multimedia Interaktif "what makes you who you are" oleh Caglar Kimyoncu



Pameran Multimedia Interaktif
Pameran Multimedia Interaktif
"What Makes You Who You Are"
 
Seniman:
Caglar Kimyoncu
(London, Inggris)
 
Pembukaan Pameran: Kamis, 7 Februari 2019, pukul 18.30 WIB
 
Pameran berlangsung hingga 2 Maret 2019
Galeri buka setiap Selasa – Sabtu, pukul 11.00-18.00 WIB
 
Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) kembali berkolaborasi dengan Caglar Kimyoncu (London, Inggris) dalam produksi karya multimedia interaktif bertema 'what makes you who you are' yang akan dibuka pada Kamis, 7 Februari pukul 18.30 WIB di galeri Gedung Damarwulan kompleks PSBK. Pameran yang akan berlangsung hingga 2 Maret ini menampilkan instalasi digital dan video yang diproduksi di PSBK selama residensinya di bulan Januari. Caglar berimprovisasi dengan 3 aktor Yogyakarta untuk menciptakan adegan dalam menggali gagasan 'what makes you who you are'.

"Dalam mengerjakan karya, saya lebih tertarik untuk mengajukan pertanyaan daripada memberikan jawaban. Di karya ini, tidak ada karakter tunggal atau satu cerita utuh. Sebaliknya, Anda diundang untuk menyaksikan sisi-sisi yang berbeda dari tokoh dan cerita yang sama. Atau mungkin, Anda sedang melihat diri Anda sendiri di depan cermin."
-caglark-
 
Elemen kreatif lain pada pameran ini adalah eksperimentasi Caglar dalam menggunakan teknologi Augmented Reality (AR). Teknologi ini menawarkan keberadaan access layers  tambahan di ruang virtual meliputi audio descriptions dan captions untuk meningkatkan pengalaman yang lebih inklusif dan aksesibel bagi segala kalangan, terutama bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik.
 
 
---------
The interactive multi-media exhibition entitled 'what makes you who you are' will open on Thursday, 7 February 2019 at Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK), which will run through 2 March 2019. The central elements of this exhibition presents new digital and video installations by UK artist Caglar Kimyoncu (London, UK) that was recently filmed and edited at PSBK this past January. He improvised with 3 local actors to create scenes and portraits exploring the theme 'what makes you who you are'.

"In my work, I'm more interested in asking questions than providing answers. In this work, there aren't single characters or one unified story. Rather, you are being invited to witness different sides of the same people, and different versions of the same stories. Or perhaps you are looking in the mirror."
-caglark-
 
The other creative element of the exhibition is Caglar's experimentation and utilization of Augmented Reality (AR). This technology offers additional access layers made available in virtual space including audio descriptions and captions, to enhance an inclusive experience that is accessible to more members of society to participate, in particularly the physically impaired.  
 
-------
Agenda PSBK bulan Februari 2019:
Pameran Multimedia Interaktif 'what makes you who you are' oleh caglark
7 Februari – 2 Maret 2019
Pendampingan oleh Juru Bahasa Isyarat pada 14 Februari 2019 (melalui reservasi +62 821-4141-6252)
 
 
Jagongan Wagen Edisi Februari
Pertunjukan Musik 'Daras' oleh Jenar Kidjing
23 Februari 2019 pukul 19.30 WIB
Copyright © PSBK2019


Wednesday, January 16, 2019

'Choreographed Knowledges', proyek oleh Julia Sarisetiati yang dikuratori oleh Grace Samboh | 19 Januari 2019, jam 19.00


 

Pembukaan Pameran

Choreographed Knowledges

Proyek oleh Julia Sarisetiati
Dikuratori oleh Grace Samboh



19 Januari-9 Februari 2019
Cemeti—Institut untuk Seni dan Masyarakat
Jl. D.I. Panjaitan 41, Yogyakarta, Indonesia

Pembukaan
Sabtu, 19 Januari 2019, jam 19.00 WIB
 

Rangkaian Kegiatan
  • Tur pameran oleh Julia Sarisetiati
  • Pemutaran dokumentasi karya teater Verry Handayani Sum; Cerita dari Rantau (2008) dan Sangkar Madu (2013), diiringi dengan diskusi
  • Sesi karaoke bersama Brigitta Isabella
Jadwal akan segera diumukan! 


@cemeti.institute
#choreographedknowledges
#bodiesofpower
#powerforbodies



Teman-teman sekalian,
Kami mengundang Anda untuk bergabung pada hari Sabtu, 19 Januari 2019, jam 19.00 di Cemeti dalam rangka pembukaan Choreographed Knowledges, sebuah proyek oleh Julia Sarisetiati yang dikuratori oleh Grace Samboh. Proyek ini adalah pengembangan dari penelitian dan hubungan jangka panjang Julia Sarisetiati dengan buruh migran Indonesia. Pameran ini menjelajahi perihal tubuh-tubuh yang berkuasa seperti pemerintah dan perusahaan menciptakan koreografi atas tubuh-tubuh yang disebar di seluruh dunia sebagai buruh migran, khususnya pada proses persiapan keberangkatan: pendidikan dan pelatihan. pameran ini menghadirkan sebuah pembacaan akan bagaimana para calon buruh migran dibekali dengan pengetahuan-pengetahuan yang relevan dengan industri dan negara tujuan mereka —seperti menyanyikan nina bobo untuk pengantar tidur, tali-temali untuk perikanan. Pameran ini berupaya mengungkap sekaligus mempertanyakan ragam kepentingan politik yang melatari kebutuhan untuk bekerja di luar negri.

Sejak 2011, Julia Sarisetiati bekerja bersama para buruh migran Indonesia (BMI) di Korea Selatan, civitas akademik Indonesia yang memusatkan perhatian akan perihal ketenagakerjaan, para BMI yang sedang bersiap untuk kembali ke tanah air, dan, yang terakhir, ia bekerja dengan para calon BMI. Salah satu cita-cita Julia Sarisetiati adalah untuk mengembangkan sebuah pelantar digital berbasis aplikasi ponsel pintar di mana para BMI bisa bertukar pengetahuan, mulai dari pengetahuan praktis yang sifatnya untuk bertahan hidup (seperti bahasa, jenis makanan, cara mengatasi perbedaan budaya, dst) sampai dengan cara mengembangkan kehidupan (seperti usaha apa yang bisa dibangun setelah kembali ke tanah air, dsb). Berangkat dari pertemanannya dengan para BMI ini, Sari menelusuri perihal ketenagakerjaan di Indonesia. Di negeri yang luas dan kaya ini, mengapa banyak orang memutuskan untuk bekerja di luar negeri? Apakah ini sebuah keputusan yang bijak ("informed decision") atau keputusan tersudut? Penelusuran ini membawanya kepada gagasan pendidikan nasional dan bagaimana kebijakan-kebijakan pendidikan diambil.
 
Choreographed Knowledges adalah sebuah jeda dalam praktik artistik Sari. Melalui instalasi video dan foto, pustaka, linimassa, dan beragam temuan penelitian lainnya, pameran ini menghadirkan catatan-catatan dan pertanyaan-pertanyaan Sari mengenai senarai kebijakan dan kepentingan yang melatari fenomena BMI. Bagaimana BMI diciptakan, dididik, dan diurus. Industri macam apa yang membutuhkan mereka, dan mengapa? Siapa atau apa yang menciptakan permintaan buruh migran? Bagaimana pemerintah serta dunia kapital melakukan koreografi, memanggungkan, serta melatih warga untuk memenuhi kebutuhan permintaan ini? Pameran ini juga mengajak kita semua untuk ikut memikirkan dan mempercanggih pertanyaan-pertanyaannya mengenai kondisi ketenagakerjaan kita dalam hubungannya dengan pendidikan. 

Melalui undangan ini, kami juga ingin membagi kabar gembira mengenai identitas visual Cemeti yang baru yang telah selesai dirancang dan dikembangkan oleh kolektif desain TUHANTU (lihat logo di bagian atas email ini!), sebagai bagian dari program Cemeti Maintenance Works (Januari 2017-Juli 2018). Situs web baru kami juga akan segera hadir. Jadi, tetaplah bersama kami!

Kami mengharapkan kehadiran Anda besok Sabtu, 19 Januari 2019, jam 19.00 di Cemeti untuk pembukaan pameran Choreographed Knowledges! Untuk informasi selengkapnya mengenai seniman, kurator dan rincian program publik, silakan mengunjungi situs web Cemeti di sini.

Salam hangat,
Agni, Alec, Dimaz, Linda, Sanne, Joko (tim Cemeti), Sari dan Grace



Choreographed Knowledges merupakan bagian dari Bodies of Power/Power for Bodies, rangkaian program Cemeti yang sedang berlangsung yang mengeksplorasi peran sosial dan agen politik dari praktik budaya; bagaimana kita dapat berbicara kepada (badan) kuasa, serta secara langsung mendukung tubuh individu dan kolektif kita.
 
 

AKTIVITAS SELANJUTNYA DI CEMETI


19 Januari-9 Februari 2019
Choreographed Knowledges,
proyek oleh Julia Sarisetiati, dikuratori oleh Grace Samboh

January 2019
Peluncuran ulang identitas visual Cemeti baru dan situs web Cemeti
baru oleh kolektif desainer TUHANTU


March-May 2019
Program Residensi Seniman, Periode #1 2019.
Didukung oleh Mondriaan Fund (Belanda). Seniman terpilih akan segera diumumkan!

Berlangsung
Rhizomatic Archipelago, sebuah proyek baru selama tiga tahun dalam konteks
 Program 'Next Generation' yang diinisiasi dan didukung oleh Prins Claus Fonds (Belanda).
 


Gambar utama:
Detail dari Julia Sarisetiati,Why Knot (Rope Splicing), 2018.
Copyright © 2018 Cemeti - Institute for Art and Society, all rights reserved.


Cemeti — Institut untuk Seni dan Masyarakat
Jl. D.I. Panjaitan 41, Yogyakarta 55143
www.cemeti.org
Tel/Fax. +62 (0) 274 371015
M. +62 (0) 812 273 3564

Hari dan Jam operational
Selasa-Sabtu, jam 10.00-17.00 WIB






Sunday, December 2, 2018

Contemporary Dance Performance "An Evening with Spellbound" by Spellbound, 9 December 2018 at PPHUI



 

 

 

The Embassy of Italy and the Italian Cultural Institute, Jakarta

proudly present

a contemporary dance performance

by Spellbound

 

An evening with Spellbound

 

9 December 2018 | 19.00

Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI)

Jl. H. R. Rasuna Said Blok C No.22, RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi

Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12940

 

For further information and RSVP

eventi@itacultjkt.or.id

 

Sunday, November 4, 2018

PAMERAN Surat Pendiri Bangsa

DIREKTORAT SEJARAH DIREKTORAT JENDERAL KEBUDAYAAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN historia.id

PAMERAN Surat Pendiri Bangsa

SUKARNO MOHAMMAD HATTA SUTAN SJAHRIR TAN MALAKA KARTINI | AGUS SALIM JOHN LIE KI HAJAR DEWANTARA

MUSEUM NASIONAL 10-22 NOV 2018 PUKUL 13.00 WIB

Thursday, November 1, 2018

Pameran dan Peluncuran Buku Fotografi Amal"Lombok Palu Donggala Rev!val"

#LS 

https://www.facebook.com/events/2282726238623068/


 

https://www.facebook.com/events/2282726238623068/

Pewarta Foto Indonesia bekerjasama dengan Galeri Foto Jurnalistik Antara

Mempersembahkan
Peluncuran buku foto amal
Lombok Palu Donggala Rev!val

Pembukaan:
Jumat, 2 November 2018
Pkl 19.30 WIB

Galeri Foto Jurnalistik Antara
Jl. Antara 59, Pasar Baru, Jakarta 10710
Telp: 021 3458771, www. gfja.org

Pameran berlangsung
2 November - 2 Desember 2018

*Informasi & Pemesanan buku:
Harga: Rp. 700.000,- (belum termasuk ongkos kirim)

Hasil penjualan buku akan didonasikan untuk korban gempa Lombok & Palu melalui organisasi nirlaba Pewarta Foto Indonesia (PFI)

Acara Gratis dan Terbuka untuk umum
 
Copyright © 2018 Galeri Foto Jurnalistik Antara, All rights reserved.
Anda menerima email ini karena terdaftar pada buku kunjungan tamu di pameran kami atau rekomendasi dari sahabat GFJA. Anda memiliki opsi untuk tidak menerima email ini di kemudian hari dengan memilih tautan unsubscribe dibawah ini.

Our mailing address is:
Galeri Foto Jurnalistik Antara
Jalan Antara no.59
Pasar Baru
Jakarta 10710
Indonesia