Friday, July 13, 2018

Pameran Seni Rupa " Di Antara Dua Dunia"




View this email in your browser
Ruang Seni Rupa Edisi Juli 2018 
"DI ANTARA DUA DUNIA"
 
Pembukaan Pameran : Sabtu, 14 Juli 2018
Pukul 19.00 – 22.00 WIB

Turut merayakan : Pertunjukan musik peserta program Kemdikbud RI-
Belajar Bersama Maestro(BBM)Djaduk Ferianto

  
Pameran berlangsung hingga 4 Agustus  2018
Buka : Selasa-Sabtu pukul 10.00-17.00
 


 
Pada Sabtu, 14 Juli 2018, PSBK akan membuka sebuah pameran yang berjudul "DI ANTARA DUA DUNIA". Pameran ini menghadirkan penciptaan karya rupa "bertumbuh" (Project Rupa Tumbuh 2018) yang mendorong seniman dari berbagai disiplin untuk berkolaborasi dan terlibat dalam penyelidikan kreatif -yang melibatkan masyarakat sebagai sumber penting bagi seniman.

Representasi dalam dunia maya sekarang menjadi faktor penting bagi seseorang untuk menjalin serta merawat relasi sosial.  Dunia maya sebagai ruang interaksi lebih sering mempunyai efek terhadap kehidupan sosial seseorang dalam dunia nyata. Tanpa memiliki gawai dengan aplikasi-aplikasi media sosial atau komunikasi berbasis internet, relasi sosial seseorang dan akses terhadap kesempatan mengetahui aktivitas dalam dunia nyata akan berkurang dengan drastis.

Saat ini, representasi menempati porsi penting dalam interaksi sosial. Respon yang muncul pun beragam. Pola komunikasi menjadi semakin susah ditebak arahnya. Ruang interaksi meluas. Seniman mencoba membedah bagaimana praktik ulang alik perjalanan serta kendali atas cara merepresentasikan diri baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

 
************************************************
 
On Saturday, 14 July 2018, PSBK will open an exhibition entitled "DI ANTARA DUA DUNIA" (BETWEEN TWO WORDLS). The exhibition will present a collective installation created from visual art lab (Rupa Tumbuh 2018 Project) that encourages artists from different disciplines to collaborate and engage in creative investigation to connect them with the  public or society as an important resource for the artists. 

Representation in the virtual world is currently an important factor for individuals to establish and maintain their social relationships. The virtual world as an arena for interaction, has influentially affected one's social life in the real world. Without social media devices or internet-based communication applications, social relations and access to  activity information and opportunities in the real world, will be drastically reduced.

Currently, image-making occupies an important part of social interaction. Responses that appear are varied. Communication patterns are becoming increasingly difficult to guess. The interactive space is widespread. The artists seek to understand the practice of shuttling between two worlds and how one controls self-imaging in both the real and cyber worlds. 



 
Side Events :
Jumat, 26 Juli 2018, pukul 10.00 – 12.00 WIB
Workshop Kreativitas (untuk siswa SMA)

Pendaftaran workshop melalui PSBK +62-821-4141-6252 & info@psbk.or.id

Sabtu, 4 Agustus 2018, pukul 15.00 – 17.00 WIB
Diskusi bersama Seniman RSR
 
Copyright © 2018 Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, All rights reserved.
You are receiving this email because you are our family :)

Our mailing address is:
Padepokan Seni Bagong Kussudiardja
Ds. Kembaran RT 04-05, Tamantirto, Kasihan
Bantul 55183
Indonesia

Thursday, July 12, 2018

Pameran 4 Sehat 5 Sempurna di Bale Banjar Sangkring


Malam ini Pembukaan Pameran 4 Sehat 5 Sempurna Kamis, 12 Juli 2018, pukul 19.00 wib di Bale Banjar Sangkring.
--
------------------------------------------
Amir Sidharta
amir@sidharta-auctioneer.com
muph.curator@gmail.com 
+628551001788
follow me on twitter & instagram: @senirupa

Monday, July 9, 2018

Lontar Art Benefit, Sunday, 22 July


---------- Forwarded message ---------
From: john mcglynn <john_mcglynn@lontar.org>
Date: Mon, Jul 9, 2018, 9:27 AM
Subject: Save the Date! Lontar Art Benefit, Sunday, 22 July
To: john mcglynn <john_mcglynn@lontar.org>


Dear Friends,

 

Please forward this invitation to other art lovers….

Thanks! Hope to see you at Lontar on Sunday, 22 July.

 

John

 

 

Lontar Art Benefit

Model in Yellow.jpeg

Friends of Lontar cordially invite you to a benefit-sale of artwork by
Alfin Agnuba, Daniel Flanagan, Farhan Siki, Frederikus Matameka,
Hanafi, Lovis Ostenrik,  Petrus Priya Wicaksono, Puput SR,
Robert Pearce, and Ugo Untoro
plus collaborative artwork by
Grafis Minggiran, Hanafi & Goenawan Mohamad
and S. Teddy D. & Daniel Flanagan

 

This show will be held at Lontar's office
Jalan Danau Laut Tawar No. 53, Jakarta 10210

starting Sunday, July 22 (from 4 to 9 pm)
and running through the following week
(every day from 10 AM m to 5 pm )
until Saturday, July 28.

 

Join us at the opening to meet several of the artists!

RSVP to john_mcglynn@lontar.org or WA +628164812155

Note: To get to Jl. Danau Laut Tawar, you must enter Jl. Danau Maninjau, a U-shaped street
with two entrances. On weekends, the Eastern entrance (in front of Gereja Kristus Raja) is closed and you must enter from the other entrance, 200 meters to the West.

 

 

 

Sunday, July 8, 2018

Pencucian Nama (Name Laundring) karya seni terbaru Irwan Ahmett dan Tita Salina

Tentang Karya

Pencucian Nama (Name Laundring) merupakan narasi karya seni terbaru Irwan Ahmett dan Tita Salina berdasarkan hasil riset selama melakukan residensi di NTU CCA Singapore. Sebagai seniman yang tertarik dengan persoalan geopolitik di kawasan Lingkar Pasifik mereka menelaah kembali hubungan Indonesia dan Singapura di selat Malaka sebagai wilayah perairan paling penting di Asia Tenggara. Kontrol dan konflik di kawasan tersebut membentang sepanjang sumpah-sumpah sakral yang ditancapkan ke tanah Jantan hingga perjanjian perusahaan-perusahaan serakah. Pengembangan karya seni mereka berakar dari dampak-dampak kolonialisme, sabotase pasukan bersenjata saat konfrontasi dengan Malaysia, praktik para jagoan lautan yang secara kolektif membajak kapal, jalur smokelen (penyelundupan) dan kehancuran ekologi akibat pembukaan lahan untuk eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali. Irwan dan Tita merancang aksi 'subversif yang santun' untuk merespon kontrol negara yang dihantui kepentingan ekonomi semata dan kemasan agenda nasionalisme yang dogmatis.

Tentang Irwan Ahmett dan Tita Salina

Irwan Ahmett dan Tita Salina bekerja dan tinggal di Jakarta. Kuliah jurusan Desain Grafis di Institut Kesenian Jakarta dan mendirikan studio desain Ahmett Salina yang sudah berjalan 15 tahun. Sejak 2010, mereka perlahan mulai produktif sebagai seniman duo. Karya awal mereka fokus pada isu ruang publik perkotaan. Sebagai gelandangan kosmopolitan mereka sudah berpartisipasi dalam program residensi di Jepang, Korea, Selandia Baru, Taiwan, Belanda dan Polandia. Irwan dan Tita memanfaatkan mobilitas mereka yang tinggi sebagai kendaraan utama dalam praktik berkeseniannya. Karya jangka panjang mereka merefleksikan benturan geopolitik di Cincin Api Lingkar Pasifik mendorong karya seni mereka untuk bersentuhan dengan tema yang lebih kompleks terkait kemanusiaan, ketidakadilan dan ekologi. Ketika yakin bahwa seni adalah persoalan rasa maka disanalah eksplorasi dan imajinasinya diterapkan untuk mempertanyakan ulang konsepsi rupa dalam gesture ketidakpatuhan terhadap propaganda, ideologi, kekuasaan dan kecenderungan untuk mengklaim status quo di masyarakat.

Theater performance "I segretti di Arlecchino" by Enrico Bonavera 3 August 2018 at GoetheHaus


The Embassy of Italy and the Italian Cultural Institute Jakarta

proudly present a theater performance

 

I segreti di Arlecchino

(The secrets of Harlequin)

 

by

Enrico Bonavera

 

3 August 2018 | 19.00

GoetheHaus

Jl. Dr. Sam Ratulangi no. 9 – 15, Menteng, Jakarta Pusat

 

RSVP by 2 August 2018

Tel. 021 3927531-32 | e-mail: eventi@itacultjkt.or.id

 

 

Kunjungi www.bdgconnex.net untuk info acara Bandung Art Month 2018

Kunjungi www.bdgconnex.net untuk info acara Bandung Art Month 2018

*_Potret Diri sebagai Kaum Munafik_* *Pameran Tunggal Tisna Sanjaya*

*Lawangwangi Creative Space - ArtSociates* bekerja sama dengan *Galeri Nasional Indonesia* dengan bangga mengundang Anda untuk hadir di:

*_Potret Diri sebagai Kaum Munafik_*
*Pameran Tunggal Tisna Sanjaya*
9 - 21 Juli 2018

*Dikuratori oleh*
Hendro Wiyanto & Rizki A. Zaelani

*Pembukaan*
Senin, 9 Juli 2018
19.30
Gedung A
Dibuka oleh :
DR.Hilmar Farid

Instagram: @artsociates.indonesia
Website: www.artsociates.com
_Foto di atas oleh Tisna Sanjaya, Potret Diri sebagai Kaum Munafik, 2017. Koleksi Museum MACAN. Hak milik gambar oleh Museum MACAN._