|
Friday, July 13, 2018
Pameran Seni Rupa " Di Antara Dua Dunia"
Thursday, July 12, 2018
Pameran 4 Sehat 5 Sempurna di Bale Banjar Sangkring
Amir Sidharta
amir@sidharta-auctioneer.com
muph.curator@gmail.com
+628551001788
follow me on twitter & instagram: @senirupa
Monday, July 9, 2018
Lontar Art Benefit, Sunday, 22 July
From: john mcglynn <john_mcglynn@lontar.org>
Date: Mon, Jul 9, 2018, 9:27 AM
Subject: Save the Date! Lontar Art Benefit, Sunday, 22 July
To: john mcglynn <john_mcglynn@lontar.org>
Dear Friends,
Please forward this invitation to other art lovers….
Thanks! Hope to see you at Lontar on Sunday, 22 July.
John
Lontar Art Benefit |
|
Friends of Lontar cordially invite you to a benefit-sale of artwork by
This show will be held at Lontar's office starting Sunday, July 22 (from 4 to 9 pm)
Join us at the opening to meet several of the artists! RSVP to john_mcglynn@lontar.org or WA +628164812155 Note: To get to Jl. Danau Laut Tawar, you must enter Jl. Danau Maninjau, a U-shaped street |
Sunday, July 8, 2018
Pencucian Nama (Name Laundring) karya seni terbaru Irwan Ahmett dan Tita Salina
Tentang Karya
Pencucian Nama (Name Laundring) merupakan narasi karya seni terbaru Irwan Ahmett dan Tita Salina berdasarkan hasil riset selama melakukan residensi di NTU CCA Singapore. Sebagai seniman yang tertarik dengan persoalan geopolitik di kawasan Lingkar Pasifik mereka menelaah kembali hubungan Indonesia dan Singapura di selat Malaka sebagai wilayah perairan paling penting di Asia Tenggara. Kontrol dan konflik di kawasan tersebut membentang sepanjang sumpah-sumpah sakral yang ditancapkan ke tanah Jantan hingga perjanjian perusahaan-perusahaan serakah. Pengembangan karya seni mereka berakar dari dampak-dampak kolonialisme, sabotase pasukan bersenjata saat konfrontasi dengan Malaysia, praktik para jagoan lautan yang secara kolektif membajak kapal, jalur smokelen (penyelundupan) dan kehancuran ekologi akibat pembukaan lahan untuk eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali. Irwan dan Tita merancang aksi 'subversif yang santun' untuk merespon kontrol negara yang dihantui kepentingan ekonomi semata dan kemasan agenda nasionalisme yang dogmatis.
Tentang Irwan Ahmett dan Tita Salina
Irwan Ahmett dan Tita Salina bekerja dan tinggal di Jakarta. Kuliah jurusan Desain Grafis di Institut Kesenian Jakarta dan mendirikan studio desain Ahmett Salina yang sudah berjalan 15 tahun. Sejak 2010, mereka perlahan mulai produktif sebagai seniman duo. Karya awal mereka fokus pada isu ruang publik perkotaan. Sebagai gelandangan kosmopolitan mereka sudah berpartisipasi dalam program residensi di Jepang, Korea, Selandia Baru, Taiwan, Belanda dan Polandia. Irwan dan Tita memanfaatkan mobilitas mereka yang tinggi sebagai kendaraan utama dalam praktik berkeseniannya. Karya jangka panjang mereka merefleksikan benturan geopolitik di Cincin Api Lingkar Pasifik mendorong karya seni mereka untuk bersentuhan dengan tema yang lebih kompleks terkait kemanusiaan, ketidakadilan dan ekologi. Ketika yakin bahwa seni adalah persoalan rasa maka disanalah eksplorasi dan imajinasinya diterapkan untuk mempertanyakan ulang konsepsi rupa dalam gesture ketidakpatuhan terhadap propaganda, ideologi, kekuasaan dan kecenderungan untuk mengklaim status quo di masyarakat.
Theater performance "I segretti di Arlecchino" by Enrico Bonavera 3 August 2018 at GoetheHaus
The Embassy of Italy and the Italian Cultural Institute Jakarta
proudly present a theater performance
I segreti di Arlecchino
(The secrets of Harlequin)
by
Enrico Bonavera
3 August 2018 | 19.00
GoetheHaus
Jl. Dr. Sam Ratulangi no. 9 – 15, Menteng, Jakarta Pusat
RSVP by 2 August 2018
Tel. 021 3927531-32 | e-mail: eventi@itacultjkt.or.id

Kunjungi www.bdgconnex.net untuk info acara Bandung Art Month 2018
*_Potret Diri sebagai Kaum Munafik_* *Pameran Tunggal Tisna Sanjaya*
*Lawangwangi Creative Space - ArtSociates* bekerja sama dengan *Galeri Nasional Indonesia* dengan bangga mengundang Anda untuk hadir di:
*_Potret Diri sebagai Kaum Munafik_*
*Pameran Tunggal Tisna Sanjaya*
9 - 21 Juli 2018
*Dikuratori oleh*
Hendro Wiyanto & Rizki A. Zaelani
*Pembukaan*
Senin, 9 Juli 2018
19.30
Gedung A
Dibuka oleh :
DR.Hilmar Farid
Instagram: @artsociates.indonesia
Website: www.artsociates.com
_Foto di atas oleh Tisna Sanjaya, Potret Diri sebagai Kaum Munafik, 2017. Koleksi Museum MACAN. Hak milik gambar oleh Museum MACAN._


